Rabu, Desember 16, 2009
Selesai Mandi "Shinta" Berjemur Sambil Ngemil

K A M B I N G E T A W A
Para penggemar kambing etawa saat ini telah meningkat tajam karena semakin banyak sosialisasi tentang kambing etawa melalui kontes kambing etawa, penyuluhan dari kelompok tani, sosialisasi melalui internet dll.
Justru sekarang ini untuk mencari kambing etawa super selain harganya mahal, etawa super juga sulit ditemukan. Kebanyakan mereka yang mempunyai kambing etawa kelas super tidak untuk dijual, walaupun penawaran harga kambing etawa super yang masuk kepemilik kambing etawa super itu menawan hati. Jika sudah hobby harga tidak bisa membatasinya dan kepuasan adalah lebih utama dari sekedar harta.
Kontes etawa yang sering diadakan diserbu oleh peserta dari berbagai penjuru daerah, hal ini membuktikan bahwa tingkat pengemar kambing etawa semakin hari semakin meluas di jawa tengah dan sekitarnya.
Jumat, Oktober 02, 2009
Si Tangguh Calon Pejantan Super

<==> Betapa Menyenangkan Beternak Kambing Etawa <==>
Beternak Etawa memang sangat menyenangkan, selain buat bisnis ketika kita sedang jenuh dengan aktifitas sehari - hari, kejenuhan itu bisa pudar ketika kita melihat indahnya ciptaan Allah yang satu ini, mereka berlari dan bermain bersama teman sebayanya, sungguh lincah gerakannya.
Dari pengalaman saya dalam beternak etawa, mulai dengan qualitas yang biasa, sedang dan bagus, ternyata yang paling menyenangkan adalah memelihara etawa dengan qualitas diatas rata - rata, banyak sekali keuntungannya diantaranya : dengan cost yang dikeluarkan sama antara etawa super dengan etawa biasa namun harga jual jauh lebih menguntungkan super dibanding etawa kelas biasa, untuk pemasaran etawa super bahkan cenderung lebih mudah didaerah saya daripada kambing etawa qualitas biasa, justru yang qualitas bagus dicari oleh para etawa mania, berapapun harganya sepertinya mereka menomor duakan yang penting apa yang menjadi incarannya bisa didapatkan.
<==> Alternatif Pakan Dimusim Kemarau <==>
Saat ini kami sedang mengembangkan sekitar 30 indukan untuk pembibitan. Walaupun musim kemarau rasanya bukan kendala lagi bagi kami, karena pola makan dikandang kami sudah mulai kami biasakan dengan makanan non hijauan/dedaunan, semenjak kurang lebih sebulan lalu kami telah memberikan makan ternak kami dengan ampas singkong yang bisa saya dapatkan secara continue dengan supply yang lancar. Bahkan teman disekitar peternakan saya mengambil ampas singkong tersebut dari tempat saya, karena saya beli dalam partai besar.
Sebelum saya berikan pakan ampas singkong, kambing etawa saya setiap harinya hanya saya beri pakan vermentasi dari bahan (kedelai,jagung,kangkung,bekatul,tetes tebu) yang telah divermentasi sedemikian rupa dengan cost Rp 2.000,00/kg.
Namun dengan adanya ampas singkong didaerah saya, harga ampas singkong hanya Rp 600,00/kg. namun disini kami tidak hanya memberikan ampas singkong semata namun saya campur dengan konsentrat sebanyak 1/4kg per 1 kg ampas singkong. Jika harga konsentrat Rp 2.000,00/kg dibagi 1/4 = Rp 500,00, jadi biaya yang dikeluarkan untuk 1 kg ampas singkong dan 1/4 kg sentrat adalah Rp 1.100,00, sehingga penghematan untuk pakan adalah 45% dari pengeluaran biasanya Rp 2.000,00. untuk makan satu ekor kambing etawa dalam satu hari untuk betina +/- 1kg racikan tersebut. dengan pola pemberian pakan pagi dan sore. Namun untuk pejantan konsumsinya lebih dari itu sesuai dengan berat tubuh yaitu 3% x berat badan.
Senin, Juni 15, 2009
Si Dori

Pakan Kambing Etawa
Selain diberikan hijauan , kambing juga perlu diberikan makanan penopang seperti konsentrat agar perkembangannya bisa maksimal.
Pakan Alternatif Tanpa Hijauan Atasi Musim Kemarau
Dikandang saya pada musin kemarau ini sudah saya terapkan pemberian pakan tanpa hijauan, alhamdulillah hasilnya tidak beda dengan jika diberikan hijauan, tapi masalahnya disini tentunya costnya lebih besar dari pada makanan hijauan, karena pakan hijauan tidak perlu beli, sedangkan pakan alternatif/vermentasi ini membutuhkan dana untuk beli materialnya atau beli langsung jadi.
Jika kita ingin lebih hemat, kita bisa beli material sendiri untuk diproses vermentasi agar lebih menekan cost. Vermentasi ini terdiri dari kedelai, jagung, kangkung, konsentrat/katul, tetes tebu dll.
Si Bagus
Rabu, Februari 25, 2009
Betina Super
Jumat, Januari 30, 2009
Si Putih Calon Betina

"sekilas tentang kambing etawa"
Kambing peranakan Etawa (P.E) merupakan kambing keturunan Etawa asal negara India yang dibawa oleh penjajah Belanda. Kambing tersebut kemudian dikawinsilangkan dengan kambing lokal di Kaligesing. Saat ini kambing Peranakan Etawa dikenal sebagai ras kambing Peranakan Etawa asli Kaligesing, Purworejo.Hingga saat ini kambing Etawa terus dikembangbiakkan. Kambing Peranakan Etawa diminati oleh banyak orang terutama di sekitar Jawa Tengah sehingga kambing ini menyebar pesat ke berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo bahkan hingga ke luar Purworejo seperti ke Kulon Progo, Kendal, Sidoarjo-Jatim.Kambing Peranakan Etawa ini memiliki ciri khas pada bentuk mukanya yang cembung, bertelinga panjang-mengglambir, postur tubuh tinggi (gumla) antara 90-110 cm, bertanduk panjang dan ramping.Kambing jenis ini mudah berkembang dengan baik di daerah berhawa dingin, berbadan besar warna bulu beragam; belang putih, merah coklat, bercal, bercak hitam atau kombinasi ketiganya dan pada bagian belakang terdapat bulu yang lebat dan panjang. Panggemar kambing Peranakan Etawa umumnya sangat menyukai keindahan bulu dan bentuk mukanya. Karena itu sangat jarang jenis kambing ini dijadikan kambing semblihan (potong) untuk dimakan, mereka lebih memfungsikannya sebagai “klangenan atau piaraan” untuk koleksi. Bahkan konon jaman dulu, bagi yang memiliki kambing Etawa akan terlihat “selera” dan “siapa” orang itu di mata masyarakat.Saat ini pengembangan terpadu kambing Etawa ditawarkan kepada investor oleh Pemerintah Daerah. Diharapkan tawaran ini mendapat respon positif mengingat potensi pasarnya yang masih belum tergarap optimal. Investor tentu tak akan rugi membisniskan kambing ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

